Sinergi Inspiratif: Kolaborasi Putera Sampoerna Foundation dan Pemkab Kediri untuk Mengembangkan SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School

Kabar17.id, Kediri – Putera Sampoerna Foundation (PSF) terus berkomitmen membangun ekosistem pendidikan berkualitas dengan fokus pada pengembangan kapasitas tenaga pendidik. Dalam kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kediri, PSF menjalankan Lighthouse School Program (LSP) di SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School untuk menyediakan akses pendidikan berkualitas bagi siswa, terutama yang kurang mampu, serta mencegah putus sekolah. PSF juga berkontribusi dalam pengembangan guru melalui program diseminasi, mengukuhkan komitmen PSF dalam memberdayakan tenaga pendidik sebagai agen perubahan untuk meningkatkan sumber daya manusia di daerah yang membutuhkan perhatian lebih.

Sebagai pelopor bisnis sosial di Indonesia yang berkomitmen meningkatkan kualitas dan pemerataan akses pendidikan di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), PSF memastikan akses pendidikan berkualitas melalui peningkatan kompetensi guru untuk mencetak generasi muda siap bersaing di tingkat global. PSF berkomitmen membangun pendidikan berkelanjutan di Indonesia melalui kolaborasi dengan pemerintah, swasta, dan pihak-pihak lain yang memiliki tujuan sama, diwujudkan dalam program School Development Outreach (SDO) yang disusun berdasarkan kebutuhan sekolah.

Rizqi Khoirunnisa, Program Specialist Coordinator Putera Sampoerna Foundation, menyatakan bahwa program ini dapat dijalankan atas dorongan Pemkab Kediri untuk menyediakan akses pendidikan berkualitas bagi siswa yang tidak mampu. “Program ini dilaksanakan untuk menjawab kebutuhan Pemkab Kediri dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan menyediakan akses pendidikan berkualitas bagi siswa kurang mampu. Melalui kolaborasi dengan PSF, Lighthouse School Program (LSP) dijalankan di SMA Dharma Wanita 1 Pare untuk mencegah putus sekolah, mengurangi kemiskinan, serta mencetak lulusan berkualitas dengan keunggulan di bidang Leaderpreneurship, prestasi akademik dan non-akademik, serta mendorong mereka melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” jelas Rizqi.

Rizqi melanjutkan, “Untuk meningkatkan kualitas sekolah, dilakukan pendekatan komprehensif dan kolaboratif dengan dukungan guru-guru berkualitas. Selain itu, diterapkan praktik terbaik pembelajaran internasional di bidang STEM dan Bahasa Inggris. Dengan pendekatan yang lebih holistik ini, kami berharap dapat menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan akademik dan karakter siswa secara optimal, sehingga mereka siap menghadapi tantangan di masa depan.”

Pada kesempatan yang sama, Dr. Mokhamad Muhsin, M.Pd., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Kediri, menjelaskan bahwa kerjasama ini memperkuat komitmen Pemkab Kediri untuk memajukan pendidikan, menghasilkan lulusan cerdas dan memiliki keterampilan relevan untuk dunia kerja dan masyarakat. “Kami percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk menciptakan sumber daya manusia unggul dan siap bersaing di masa depan. Kolaborasi ini meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat lokal dengan melibatkan berbagai pihak yang memiliki kompetensi dan sumber daya yang luas. Putera Sampoerna Foundation memiliki reputasi baik dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kapasitas guru, maupun pemberian akses pendidikan,” ucapnya.

Program Lighthouse School memberikan dampak sangat positif bagi siswa, guru, manajemen, tata kelola sekolah, hingga lingkungan sekolah di SMA Dharma Wanita 1 Pare. Nanang Sukarsono, S.Pd., M.Si., Kepala Sekolah SMA Dharma Wanita Pare, menyatakan, “Program Lighthouse School meningkatkan kualitas pendidikan yang komprehensif, memperkuat semangat bersama untuk mencapai tujuan akademik dan karakter, serta memberikan akses pendidikan berkualitas bagi siswa kurang mampu melalui sistem berasrama yang mendukung pembelajaran dan pengembangan diri, sehingga meningkatkan prestasi akademik dan kualitas pendidikan secara keseluruhan.”

Eriani Anisa Hanindhito, Ketua Yayasan Dharma Wanita, menyatakan, “Kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk membuka peluang bagi siswa kami dalam hal beasiswa, pengembangan karakter, maupun kemampuan akademik dan non-akademik. Kami berharap SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School tidak hanya dikenal sebagai sekolah dengan kualitas pendidikan yang baik, tetapi juga sebagai tempat yang mampu mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh, baik dalam bidang akademik maupun keterampilan lainnya.”

Intervensi PSF di LSP Kediri dilakukan sejak Mei 2023 hingga Desember 2026, mencakup seleksi guru, workshop dengan pemangku kebijakan terkait, pelatihan dan pendampingan intensif, advokasi dan konsultasi, monitoring dan evaluasi, serta diseminasi. Selanjutnya, guru berperan sebagai mercusuar untuk menyebarkan pengetahuan dari program ini kepada lebih banyak guru di Kediri dan sekitarnya guna meningkatkan kompetensi dan mendukung kualitas pembelajaran.

“Sebagai pengaplikasian dan praktik terbaik dari program ini, kami menyelenggarakan diseminasi pada 9 November 2024 diikuti oleh 180 peserta guru dan manajemen sekolah jenjang SMP di Kediri dan sekitarnya. Diseminator adalah guru dan manajemen dari SMA Dharma Wanita yang telah menerima pembinaan dari LSP-PSF. Topik workshop mencakup Kurikulum Merdeka,” ungkap Rizqi.

Lighthouse School Program (LSP), program intervensi intensif di sekolah yang bertujuan memenuhi Standar Nasional, melanjutkan tahun pertama pelaksanaannya di empat wilayah: Baubau (Sulawesi Tenggara), Kabupaten Sukamara (Kalimantan Tengah), Kabupaten Ketapang (Kalimantan Barat), dan Kota Kediri (Jawa Timur). Pada tahun yang sama, PSF-SDO merampungkan program LSP di Buleleng, Bali, dan menyerahkannya kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng.

“Setelah program ini berakhir, Pemkab Kediri berencana terus mengawal hasil-hasil positif yang telah dicapai di SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School. Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk mengidentifikasi aspek yang berhasil dan area yang dapat diperbaiki. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, kami akan merencanakan langkah tindak lanjut, termasuk kemungkinan memperluas program ini ke sekolah-sekolah lain di Kediri. Dengan dukungan PSF dan kolaborasi solid ini, Pemkab Kediri berharap dapat menciptakan model pendidikan yang dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain di daerah kami untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan,” tutup Muhsin. (NDR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *