Praktis dan Ramah Lingkungan, 69 Ribu Pelanggan KAI di Stasiun Medan Manfaatkan Face Recognition Selama Semester I 2026

Kabar17.id, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat sebanyak 69.309 pelanggan telah memanfaatkan fasilitas Face Recognition Boarding Gate di Stasiun Medan sepanjang Semester I tahun 2026. Angka tersebut berkontribusi sebesar 18 persen dari total 388.396 penumpang KA Jarak Jauh yakni KA Sribilah (Utama maupun Fakultatif) dan KA Putri Deli yang berangkat melalui Stasiun Medan pada periode Januari hingga Juni 2026.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa penerapan teknologi pengenalan wajah ini dihadirkan untuk meningkatkan kenyamanan serta kepraktisan proses pemeriksaan tiket pelanggan sebelum keberangkatan.

“Fasilitas Face Recognition Boarding Gate di wilayah Divre I Sumatera Utara saat ini baru tersedia di Stasiun Medan. Layanan ini diperuntukkan bagi para pelanggan kereta api jarak jauh, seperti KA Putri Deli serta KA Sribilah Utama dan Fakultatif,” ujar Anwar.

Anwar mengungkapkan, proses pindaian dengan fasilitas ini sangat mudah dan efisien. Pelanggan cukup berdiri di depan mesin pemindai, mengarahkan wajah ke kamera, dan menunggu beberapa detik hingga sistem mencocokkan data. Gerbang boarding akan terbuka secara otomatis begitu data terverifikasi.

“Selain mempercepat proses pelaksanaan boarding, pelanggan tidak perlu lagi mencetak tiket fisik maupun mengeluarkan kartu identitas diri seperti pada boarding manual. Hal ini secara langsung meminimalkan risiko kartu identitas tertinggal atau terjatuh akibat lupa memasukkannya kembali ke dalam dompet atau tas,” tambah Anwar.

Untuk menikmati kemudahan fasilitas ini, masyarakat dapat melakukan registrasi awal secara praktis melalui aplikasi Access by KAI. Pelanggan cukup membuka aplikasi, memilih menu Akun, lalu mengklik Registrasi Face Recognition, dilanjutkan dengan mengisikan data diri sesuai KTP seperti NIK, nama lengkap, dan tanggal lahir, serta mengambil foto selfie sesuai petunjuk di layar ponsel.

Namun, bagi pelanggan yang mengalami kendala teknis atau kesulitan saat melakukan pendaftaran secara mandiri, tidak perlu khawatir. Petugas KAI yang bersiaga di Stasiun Medan siap memberikan bantuan dan pendampingan pendaftaran secara langsung di tempat.

Penerapan teknologi Face Recognition ini tidak hanya berfokus pada efisiensi operasional dan kenyamanan pelanggan, tetapi juga menjadi bagian dari pilar keberlanjutan lingkungan perusahaan.

“Melalui penggunaan fitur ini, para pelanggan secara langsung turut mendukung program keberlanjutan (sustainability). Dengan tidak perlu mencetak tiket kertas, masyarakat ikut berpartisipasi menekan tingkat penebangan pohon demi mewujudkan bumi yang lebih hijau,” jelasnya.

Masyarakat tidak perlu khawatir mengenai keamanan data pribadi mereka, karena KAI telah mengantongi sertifikasi ISO 27001 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi yang menjamin seluruh data pelanggan terkelola dengan aman dan terlindungi.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pengguna setia KA Putri Deli dan KA Sribilah, untuk dapat memanfaatkan kemudahan pendaftaran Face Recognition ini sejak jauh hari. Satu kali registrasi berlaku untuk seterusnya, sehingga perjalanan kereta api masyarakat ke depan akan jauh lebih cepat, aman, praktis, dan ramah lingkungan,” tutup Anwar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *