Jakarta Pusat – Polres Metro Jakarta Pusat mengamankan tiga orang yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika jenis tembakau sintetis dalam Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) dan razia stasioner yang digelar pada Jumat (24/7/2026) dini hari. Operasi yang berlangsung pukul 01.00-03.30 WIB itu melibatkan 123 personel gabungan Polres Metro Jakarta Pusat dan jajaran Polsek untuk mengantisipasi kejahatan jalanan, tawuran, hingga peredaran narkoba.
Ketiga terduga diamankan oleh personel Polsek Metro Gambir saat melakukan patroli stasioner di Jalan KH Hasyim Ashari. Dari tangan mereka, polisi menyita barang bukti berupa satu linting yang diduga berisi tembakau sintetis, dua lembar kertas papir, satu unit telepon seluler, serta satu unit sepeda motor Honda Vario. Saat ini ketiganya masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk proses penyelidikan.
Selain mengungkap dugaan penyalahgunaan narkotika tersebut, petugas juga menindak sejumlah kendaraan roda dua yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan di beberapa wilayah seperti Tanah Abang, Menteng, dan Sawah Besar. Sementara itu, dari hasil patroli di wilayah lainnya tidak ditemukan senjata api, senjata tajam, maupun obat-obatan terlarang.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan Operasi Cipta Kondisi merupakan kegiatan rutin yang dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
“Operasi Cipta Kondisi kami laksanakan secara rutin pada jam-jam rawan untuk mencegah berbagai bentuk gangguan kamtibmas, mulai dari kejahatan jalanan, tawuran, hingga penyalahgunaan narkotika. Setiap pelanggaran hukum yang ditemukan akan kami tindak sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Reynold.
Ia menambahkan, Polres Metro Jakarta Pusat akan terus meningkatkan patroli dan razia di wilayah rawan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba, mematuhi aturan lalu lintas, serta segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan melalui layanan Kepolisian 110. Sinergi antara polisi dan masyarakat sangat penting untuk menjaga Jakarta Pusat tetap aman dan kondusif,” tutup Reynold.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
