Jakarta Pusat — Polisi menindaklanjuti aduan seorang ibu di kawasan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, yang meminta bantuan terkait anaknya yang mengalami kecanduan judi online. Penanganan dilakukan melalui pendekatan persuasif dengan melibatkan tokoh agama setempat.
Aduan tersebut disampaikan Ibu Lina dan ditindaklanjuti pada Kamis (1/10/2026) di Jalan Talang Ujung, RT 003/RW 003, Kelurahan Pegangsaan, Menteng.
Dalam penanganan tersebut, polisi bersama tokoh agama, Ustaz Rino, memberikan nasihat dan pemahaman kepada Fajar, 26 tahun, mengenai dampak negatif serta risiko yang dapat ditimbulkan dari kebiasaan bermain judi online.
Pendekatan dilakukan dengan mengedepankan komunikasi dan pembinaan agar yang bersangkutan memahami persoalan yang dihadapi serta terdorong untuk menghentikan kebiasaan tersebut.
Setelah diberikan nasihat, Fajar menyatakan mulai menyadari dampak dari perilakunya dan berjanji tidak mengulangi kebiasaan bermain judi online. Komitmen tersebut kemudian dituangkan dalam surat pernyataan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan kepolisian tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari penyelesaian persoalan sosial yang dilaporkan masyarakat.
“Setiap aduan masyarakat perlu ditindaklanjuti dengan pendekatan yang sesuai. Dalam persoalan keluarga seperti ini, komunikasi dan pembinaan dapat menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat menyelesaikan masalah,” ujar Reynold.
Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menekankan pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam mencegah dampak buruk judi online.
“Kami mengajak keluarga dan masyarakat untuk tidak membiarkan persoalan seperti ini berkembang. Jika membutuhkan bantuan atau pendampingan, masyarakat dapat menyampaikan kepada Bhabinkamtibmas maupun kepolisian,” kata Braiel.
Polsek Metro Menteng juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur aktivitas perjudian online yang dapat menimbulkan berbagai persoalan dalam kehidupan pribadi maupun keluarga.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
