Janji Bertemu di Menteng, Ponsel Mahasiswa Dibawa Kabur

Jakarta Pusat — Polisi menyelidiki dugaan penipuan dan atau penggelapan yang dialami seorang mahasiswa di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Dalam kejadian tersebut, sebuah telepon seluler milik korban senilai sekitar Rp4,7 juta dibawa kabur setelah korban diajak berkeliling menggunakan sepeda motor.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Teuku Umar, Menteng, pada Rabu (30/9/2026) Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Metro Menteng pada Kamis (1/10/2026)

Korban diketahui bernama Alif Muhammad Hafizh. Berdasarkan laporan, korban sebelumnya berkenalan dengan terduga pelaku melalui aplikasi media sosial atau aplikasi kencan Hornet dan kemudian membuat janji untuk bertemu.

Saat berada di kawasan Stasiun Gondangdia, korban dijemput oleh seseorang yang disebut sebagai orang suruhan terduga pelaku. Korban kemudian diajak berkeliling menggunakan sepeda motor.

Dalam perjalanan, terduga pelaku menghubungi telepon korban dan meminta berbicara dengan pengemudi sepeda motor. Korban kemudian menyerahkan ponselnya kepada pengemudi tersebut.

Setibanya di sekitar Jalan Teuku Umar, pengemudi tersebut berpura-pura menjatuhkan sebuah amplop berwarna putih. Saat korban diminta mengambil amplop tersebut dan turun dari sepeda motor, pengemudi justru langsung melarikan diri dengan membawa telepon seluler milik korban.

Ponsel yang dilaporkan hilang merupakan satu unit Poco X6 Pro dengan nilai sekitar Rp4,7 juta. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.

Menindaklanjuti laporan korban, petugas SPKT II Polsek Metro Menteng Ipda Ardityo Palwandaru dan Brigadir Indro Dwi Atmojo melakukan pengecekan tempat kejadian perkara. Polisi juga mencari saksi-saksi yang mengetahui kejadian serta menelusuri keberadaan kamera CCTV di sekitar lokasi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti melalui tahapan penyelidikan untuk mengungkap fakta kejadian dan pihak yang terlibat.

“Petugas telah melakukan pengecekan TKP dan mengumpulkan informasi yang diperlukan. Proses penyelidikan terus dilakukan untuk memperoleh petunjuk terkait kejadian tersebut,” ujar Reynold.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengimbau masyarakat agar berhati-hati ketika melakukan pertemuan dengan orang yang baru dikenal melalui media sosial maupun aplikasi.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada, terutama ketika bertemu dengan orang yang baru dikenal. Jangan mudah menyerahkan barang pribadi kepada orang lain dan segera laporkan apabila mengalami kejadian yang merugikan,” kata Braiel.

Kasus tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan Polsek Metro Menteng. Polisi masih melakukan pencarian saksi dan penelusuran CCTV di sekitar lokasi kejadian.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *