Jakarta Pusat – Polsek Kemayoran terus memperkuat kemitraan dengan masyarakat melalui Pembinaan Berkelanjutan Sabuk Kamtibmas sebagai bagian dari strategi pemolisian yang mengedepankan pencegahan dan kolaborasi dalam menjaga keamanan lingkungan. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (11/7/2026) di Polsek Kemayoran ini diikuti sekitar 40 warga sebagai anggota Sabuk Kamtibmas.
Kegiatan dipimpin oleh Wakapolsek Kemayoran IPTU Sahuri Saputro bersama Kanit Binmas AKP Sutono, Panit Intel IPDA Ragil, dan Panit Binmas AIPDA Sunardi. Dalam suasana penuh keakraban, peserta mendapatkan pembinaan mengenai pentingnya peran Sabuk Kamtibmas sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam arahannya, Wakapolsek menjelaskan bahwa Sabuk Kamtibmas merupakan sistem pengamanan lingkungan berbasis masyarakat yang berfungsi sebagai sarana deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas, memperkuat koordinasi antara warga dan kepolisian, serta menjadi wadah komunikasi dalam mencegah berbagai bentuk kriminalitas, seperti tawuran, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), hingga kejahatan jalanan.
Selain memberikan pembinaan, jajaran Polsek Kemayoran juga mengajak seluruh anggota Sabuk Kamtibmas untuk terus menghidupkan semangat Jaga Jakarta melalui gerakan Jaga Warga dan Jaga Lingkungan. Masyarakat didorong untuk semakin peduli terhadap kondisi lingkungan, mempererat komunikasi antartetangga, serta segera menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., mengatakan bahwa keamanan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud apabila Polri dan masyarakat berjalan beriringan dalam menjaga lingkungan.
“Keamanan bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Melalui Pembinaan Berkelanjutan Sabuk Kamtibmas, kami ingin memperkuat kolaborasi dengan masyarakat sehingga setiap potensi gangguan kamtibmas dapat dideteksi dan dicegah sejak dini,” ujar Reynold.
Sementara itu, Kapolsek Kemayoran Kompol Dr. Agung Ardiyansyah, S.H., M.H., menegaskan bahwa Sabuk Kamtibmas merupakan salah satu program yang memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan partisipatif.
“Sabuk Kamtibmas bukan sekadar komunitas, tetapi mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, kami berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat aktif dalam menjaga wilayahnya, sehingga Kemayoran tetap aman, nyaman, dan kondusif,” kata Agung.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
