KA Sangkuriang Relasi Bandung–Banyuwangi Mulai Operasi 1 Mei 2026, Berhenti di Sejumlah Stasiun di Daop 5 Purwokerto

Kabar17.id, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan layanan baru KA Sangkuriang yang melayani perjalanan langsung relasi Bandung–Ketapang, Banyuwangi. Layanan ini mulai beroperasi pada 1 Mei 2026 untuk perjalanan Bandung–Ketapang (KA 7044A), sementara arah sebaliknya Ketapang–Bandung (KA 7043A) mulai berjalan pada 2 Mei 2026.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin mengatakan, KA Sangkuriang juga berhenti di sejumlah stasiun di wilayah Daop 5 Purwokerto yakni Stasiun Kutoarjo dan Stasiun Kroya. Serta, khusus untuk KA 7043A juga berhenti di Stasiun Jeruklegi.

Hadirnya KA Sangkuriang memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin bepergian dari Bandung menuju Banyuwangi tanpa perlu melakukan transit. KA ini juga menambah layanan untuk warga di sekitar Kutoarjo, Kroya, dan Jeruklegi untuk bepergian ke Bandung atau Banyuwangi.

”Layanan ini diharapkan semakin memperkuat konektivitas antarwilayah di Pulau Jawa sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih efisien dan nyaman,” kata As’ad.

Ia menyampaikan bahwa kehadiran KA Sangkuriang merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan layanan kepada pelanggan. KA Sangkuriang dihadirkan untuk memberikan kemudahan akses perjalanan jarak jauh yang lebih praktis bagi masyarakat.

Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan, KAI juga menghadirkan promo diskon tiket sebesar 50% khusus untuk perjalanan perdana rute Bandung–Ketapang pada 1 Mei 2026. Tiket promo ini dapat diperoleh melalui aplikasi Access by KAI serta kanal penjualan resmi lainnya.

KA Sangkuriang menyediakan beragam pilihan kelas layanan, mulai dari Ekonomi, Eksekutif, hingga Suite Class Compartment yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dengan tingkat kenyamanan yang berbeda.

Dalam perjalanannya, KA Sangkuriang akan melintasi sejumlah kota penting seperti Tasikmalaya, Ciamis, Yogyakarta, Solo, Madiun, Surabaya, hingga Jember sebelum tiba di Banyuwangi. Jalur ini membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk menjelajahi berbagai potensi wisata, baik alam, kuliner, sejarah, maupun budaya.

As’ad menambahkan bahwa KAI terus berupaya menghadirkan inovasi layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap kehadiran KA Sangkuriang dapat menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan perjalanan antarkota dengan kereta api,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *