Kabar17.id, Jakarta – Untuk membangun fundamental kompetensi sikap, keahlian dan pengetahuan serta standarisasi kualitas pelayanan prima kepada frontliner dalam menjalankan professional kerja, KAI Services menggelar kegiatan Training Basic Hospitality pada Senin (27/7) di Ruang Auditorium Kantor Pusat KAI Services, Stasiun Mangga Besar, Jakarta dan diikuti oleh para petugas Luxury Lounge di wilayah Regional 1 Jakarta.
Selain meningkatkan kualitas pelayanan, training ini juga bertujuan untuk meningkatkan disiplin dan konsisten dalam menjalankan pekerjaan guna menciptakan pengalaman yang berkesan kepada para pelanggan.
Dalam kegiatan ini, peserta diberikan berbagai materi, salah satunya mengenai Solution mindset. Para peserta diajarkan mengenai mindset yang harus dihindari kalau ada pelanggan yang komplain seperti defensif (bukan salah saya), menyalahkan orang lain atau sistem, dan menjawab dengan kaku atau diam.
Pada kesempatan ini, para peserta training juga diberikan materi mengenai faktor personal ABACK yakni Attitude, Body Language, Appearance, Communication, Knowledge. Disini peserta diajarkan materi mengenai sikap berdiri, menjaga penampilan, hingga bagaimana memberikan kesan pertama yang positif.
Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita,mengatakan, KAI Services terus berusaha meningkatkan pelayanan kepada para pelanggan salah satunya dengan meningkatkan kemampuan para frontliner dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan lewat training dan pembinaan yang secara berkala kita lakukan.
“Tidak hanya pengetahuan yang kita update, KAI Services juga menanamkan para frontliner dengan sikap yang baik dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan. Tidak hanya itu, kemampuan komunikasi para frontliner juga kita tingkatkan agar dalam berkomunikasi dengan pelanggan dan menangkap pesan dan keinginan pelanggan ketika berada di Luxury Lounge.” Ujar Nyoman dalam keterangan resminya pada Rabu (5/8).
Ridwan salah satu peserta training mengatakan, banyak pengetahuan dan wawasan baru mengenai dunia hospitality yang saya dapatkan dengan mengikuti training ini. Bagaimana cara bersikap, komunikasi hingga bagaimana Bahasa tubuh yang baik ketika berhadapan dengan pelanggan.
“Seneng banget mengikuti training ini, pengetahuan dan skill kita jadi bertambah untuk menjalani pekerjaan saat berada di lapangan.” ujar Ridwan.
