_Berlaku khusus untuk kelas ekonomi komersial dengan keberangkatan 22 Desember 2026 hingga 4 Januari 2027, pemesanan tersedia melalui Access by KAI dan kanal resmi lainnya_
Kabar17.id, Menjelang libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru), masyarakat dapat menikmati perjalanan kereta api dengan biaya lebih hemat melalui stimulus diskon tiket sebesar 30 persen dari Pemerintah. Program yang diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama kementerian terkait, khususnya Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong aktivitas pariwisata dan perekonomian daerah selama liburan akhir tahun.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendukung pelaksanaan program tersebut dengan membuka pemesanan tiket sejak 7 November 2026. Diskon berlaku untuk kereta kelas ekonomi komersial pada keberangkatan 22 Desember 2026 hingga 4 Januari 2027. Masyarakat dapat memperoleh tarif diskon melalui seluruh kanal resmi penjualan tiket KAI, salah satunya aplikasi Access by KAI yang memudahkan pelanggan memilih jadwal, memeriksa ketersediaan tiket, dan menyelesaikan pemesanan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah, khususnya Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan DJKA Kementerian Perhubungan, atas stimulus transportasi yang memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk merencanakan liburan dengan biaya lebih terjangkau.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah atas program diskon transportasi ini. Potongan harga tiket memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengalokasikan anggaran perjalanan pada kebutuhan lainnya, mulai dari akomodasi hingga kegiatan wisata. Kami berharap semakin banyak keluarga dapat menikmati liburan akhir tahun sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di berbagai daerah,” ujar Anne.
Diskon 30 persen berlaku khusus untuk kereta kelas ekonomi komersial pada perjalanan KA yang termasuk dalam program, antara lain KA Malabar, Mutiara Selatan, Senja Utama Solo, Fajar Utama Solo, Mataram, Lodaya, Sancaka, Gaya Baru Selatan, Jayabaya, Harina, Bogowonto, Gajahwong, Senja Utama Yogyakarta, Fajar Utama Yogyakarta, Sawunggalih, Gunungjati, Cakrabuana, Pangandaran, Papandayan, Parahyangan, Madiun Jaya, Blambangan, Singasari, Brantas, Ranggajati, Wijayakusuma, Bangunkarta, Gumarang, dan Dharmawangsa.
Pilihan lainnya mencakup KA Kertanegara, Malioboro, Ciremai, Menoreh, Tawang Jaya Premium, Kamandaka, Joglosemarkerto, Tegal Bahari, Mutiara Timur, Kaligung, Majapahit, Logawa, Jayakarta, Kertajaya, Jaka Tingkir, Progo, Tawang Jaya, Ambarawa, Matarmaja, Pasundan, Batavia, Sangkuriang, dan Pangrango.
Program ini turut mencakup perjalanan fakultatif, antara lain KA Cirebon Fakultatif, Sribilah Fakultatif, Gajayana Fakultatif, serta perjalanan tertentu KA Sancaka, Kaligung, Sancaka Utara, Ijen, Banyubiru, Blora Jaya, Arjuno, dan Borobudur. Selain itu, terdapat perjalanan KA tambahan yang telah ditetapkan, termasuk Lodaya Tambahan, Brantas Tambahan, Dharmawangsa Tambahan, dan Sembrani Tambahan.
Anne menjelaskan bahwa potongan harga hanya berlaku untuk kelas ekonomi komersial pada nomor perjalanan yang telah ditetapkan, termasuk pada rangkaian KA yang memiliki lebih dari satu kelas layanan. Diskon tidak berlaku untuk tarif khusus, tidak dapat digabungkan dengan reduksi atau diskon lainnya, serta diberikan selama alokasi tiket atau tarif diskon masih tersedia. Tiket yang telah dibeli tetap dapat dibatalkan atau diubah jadwalnya sesuai ketentuan yang berlaku.
“Melalui Access by KAI, pelanggan dapat memeriksa perjalanan yang mendapatkan diskon, memilih kelas ekonomi komersial, serta memastikan ketersediaan tarif sebelum pembayaran. Kami mengajak masyarakat merencanakan keberangkatan lebih awal agar memiliki lebih banyak pilihan perjalanan selama masa liburan,” jelas Anne.
Program stimulus transportasi Nataru secara nasional mencakup moda kereta api, udara, laut, dan penyeberangan dengan periode perjalanan 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Setiap moda memiliki ketentuan dan periode diskon masing-masing.
Stimulus ini hadir seiring meningkatnya mobilitas masyarakat. Sepanjang Januari–Oktober 2026, KAI Group melayani 442.529.105 pelanggan, tumbuh 6,86 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Khusus layanan KA jarak jauh dan lokal KAI, jumlah pelanggan mencapai 49.932.766 orang, meningkat 8,99 persen dibandingkan Januari–Oktober 2025.
“KAI siap mendukung pelaksanaan kebijakan Pemerintah melalui kemudahan pemesanan serta kesiapan pelayanan selama Angkutan Natal dan Tahun Baru. Kami mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk merencanakan perjalanan bersama keluarga dengan tetap memperhatikan jadwal dan ketentuan tarif yang berlaku,” tutup Anne.
