Jakarta Pusat – Upaya pencegahan tawuran dan kenakalan remaja diperkuat melalui pembentukan Forum Komunikasi Polisi dan Masyarakat Sekolah (FKPMS) di SMA Sunda Kelapa, Jalan Taman Sunda Kelapa Nomor 16A, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2026).
Pembentukan forum tersebut menjadi bagian dari program Bapak Asuh Polri dan kegiatan sambang anjangsana yang dilaksanakan Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Aiptu Roby bersama Kapolsubsektor Taman Suropati Aiptu Yongki. Kegiatan dengan penyetelan suara imbauan kamtibmas di lingkungan sekolah.
Pesan yang disampaikan mengajak para siswa menaati tata tertib sekolah, menjunjung persaudaraan, dan menjauhi tawuran, kekerasan, serta penyalahgunaan narkoba. Pelajar juga diingatkan untuk tidak membawa senjata tajam tanpa hak dan menghindari aktivitas bergerombol maupun konvoi setelah jam sekolah.
Polisi turut mendorong siswa melaporkan setiap ajakan kekerasan atau penyalahgunaan narkoba kepada guru, orang tua, atau pihak berwajib. Imbauan tersebut diarahkan untuk memperkuat kesadaran pelajar sekaligus mendukung deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
SMA Sunda Kelapa tercatat memiliki 216 siswa yang terdiri dari 124 siswa laki-laki dan 92 siswi perempuan, dengan total delapan kelas. Dalam struktur FKPMS, Maretha Murti, S.H., ditetapkan sebagai ketua, sementara Ipda Togaryanto yang menjabat Kasubnit 4.1 Reskrim Polsek Metro Menteng menjadi wakil ketua.
Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menekankan pentingnya forum komunikasi yang melibatkan pihak sekolah dan kepolisian secara berkelanjutan.
“FKPMS diharapkan menjadi ruang komunikasi untuk menyampaikan informasi, mengenali potensi gangguan sejak dini, serta membangun langkah pencegahan bersama demi keselamatan para pelajar,” ujarnya.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan bahwa pencegahan tawuran perlu dilakukan melalui pendekatan kolaboratif, tidak hanya mengandalkan penindakan setelah kejadian.
“Sekolah, keluarga, kepolisian, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga masa depan generasi muda. Penguatan komunikasi dan pembinaan yang konsisten diharapkan dapat mencegah keterlibatan pelajar dalam tawuran, kekerasan, maupun penyalahgunaan narkoba,” kata Reynold.
Melalui program Bapak Asuh Polri dan FKPMS, Polsek Metro Menteng mendorong terciptanya sistem komunikasi serta pencegahan dini di lingkungan sekolah. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam situasi aman dan kondusif.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
