Jakarta Pusat – Polsek Johar Baru kembali menggelar Operasi Cipta Kondisi pada Jumat (7/8/2026) pukul 02.00 WIB sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi aksi begal, peredaran narkoba, kepemilikan senjata tajam (sajam), serta berbagai bentuk kejahatan jalanan di wilayah hukum Polsek Johar Baru.
Operasi dipimpin Padal Johar 1.1, Iptu Agung Prasojo selaku Panit I Opsnal Reskrim, dengan melibatkan 13 personel. Kegiatan diawali di Jalan Baladewa Kiri I, Kelurahan Tanah Tinggi, kemudian dilanjutkan patroli menyusuri sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah Johar Baru.
Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan dua unit sepeda motor tanpa kelengkapan surat-surat kendaraan, yakni satu unit Yamaha Mio Smile berwarna merah dan satu unit Yamaha Vega R berwarna putih. Selain itu, personel juga melakukan pemeriksaan identitas pengendara dan muatan kendaraan guna mengantisipasi kepemilikan senjata tajam, senjata api, narkoba, maupun barang-barang terlarang lainnya.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, mengatakan Operasi Cipta Kondisi merupakan upaya berkelanjutan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mencegah aksi kriminalitas sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan sehingga masyarakat merasa aman saat beraktivitas.
Sementara itu, Kapolsek Johar Baru, Kompol Saiful Anwar, menegaskan bahwa patroli dan operasi kewilayahan akan terus ditingkatkan, khususnya pada jam-jam rawan, sebagai langkah preventif dan represif terhadap tindak pidana seperti curas, curat, curanmor, begal, serta penyalahgunaan narkoba. Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu melengkapi surat-surat kendaraan dan segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada pihak kepolisian.
Operasi Cipta Kondisi berakhir pada pukul 03.30 WIB dengan situasi wilayah hukum Polsek Johar Baru dalam keadaan aman daberaktivitas
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
