Jakarta Pusat — Sejumlah insan pers menggelar doa bersama untuk lima jurnalis yang hilang kontak saat melakukan peliputan di kawasan perairan Selat Sunda, sekitar Gunung Anak Krakatau.
Doa bersama yang digelar Pewarta Foto Indonesia Jakarta (PFIJ) tersebut berlangsung di belakang Polsubsektor Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2026) malam.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus ikhtiar bersama agar proses pencarian terhadap para jurnalis dan awak kapal yang hingga kini belum ditemukan dapat segera membuahkan titik terang.
Lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak yakni Yudistiro Pranoto dari iNews Media Group, Arie Basuki dari Merdeka.com, Muhammad Bagus Khorlirunas dari Kantor Berita Antara, Donal yang merupakan jurnalis freelance, serta Firdaus Wajidi dari Anadolu.
Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, kelima jurnalis berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, menggunakan speedboat pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Komunikasi terakhir tercatat sebelum rombongan dinyatakan hilang kontak.
Kegiatan doa bersama diawali dengan ibadah shalat Maghrib berjamaah, dilanjutkan pembacaan Al-Fatihah dan doa bersama. Peserta kemudian menyalakan lilin serta menggelar suasana hening sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi mereka yang masih dalam pencarian.
Polres Metro Jakarta Pusat turut memberikan pelayanan dan pengamanan selama kegiatan berlangsung. Sebanyak 37 personel Polri diterjunkan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., bersama Kapolsek Metro Menteng juga memberikan dukungan kepada para peserta berupa makanan dan minuman selama kegiatan.
Sekjen PFIJ, Dio, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dan berharap dukungan serta doa terus diberikan bagi proses pencarian.
Sementara itu, Ketua Pewarta Foto Indonesia Nasional mengapresiasi upaya seluruh institusi yang terlibat dalam pencarian. Ia berharap proses pencarian segera menemukan titik terang.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 20.20 WIB. Para peserta kemudian berangsur-angsur meninggalkan lokasi dengan tertib.
Doa bersama tersebut menjadi pengingat bahwa di tengah proses pencarian, masih ada keluarga, rekan kerja, dan masyarakat yang terus menanti kabar serta berharap kelima jurnalis dan awak kapal yang hilang kontak dapat segera ditemukan.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
