Patroli Tiga Pilar Sisir Kemayoran hingga Dini Hari, Polisi Cegah Tawuran dan Kejahatan 3C

Jakarta Pusat – Saat sebagian warga terlelap, personel Polsek Kemayoran bersama unsur Tiga Pilar tetap bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat. Patroli dilakukan untuk mengantisipasi tawuran, kejahatan jalanan hingga tindak kriminalitas 3C.

Kegiatan diawali dengan apel patroli Tiga Pilar di Mako Polsek Kemayoran pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 00.05 WIB. Patroli dipimpin Wakapolsek Kemayoran Iptu Sahuri Saputro bersama Aipda Supartono, dengan melibatkan 15 personel.

Patroli menyasar sejumlah ruas jalan, mulai dari Mako Polsek Kemayoran, Jalan Casa, Jalan Benyamin Sueb, Jalan H. Ung, Jembatan Mada, Galur, Jalan Letjend Suprapto, Jalan Lowitzer, Sumur Batu Raya, Jalan Serdang Baru, Jembatan Lobur, Jalan Bendungan Jago, Jalan Dakota Raya, Jalan HBR Motik, Landasan Pacu Timur, Jalan Angkasa Raya, Jalan Kran Raya, Jalan Garuda Raya, Jalan Kepu Barat, Jalan Kepu Selatan, Kali Baru Barat hingga Jalan Benyamin Sueb di sekitar Patung Ondel-Ondel.

Sekitar pukul 00.15 WIB, personel bergerak meninggalkan Mako Polsek Kemayoran dan melakukan pemantauan di sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan kamtibmas.

Saat berada di Jembatan Lobur, petugas mendapati sejumlah remaja masih berkumpul pada dini hari. Polisi kemudian memberikan imbauan kamtibmas serta melakukan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada barang berbahaya yang dibawa.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah tawuran sekaligus menjaga para remaja agar tidak terlibat dalam gangguan keamanan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., mengatakan patroli pada jam rawan merupakan langkah preventif untuk mencegah gangguan kamtibmas sebelum terjadi.

“Polisi harus hadir di tengah masyarakat, terutama pada waktu dan lokasi yang memiliki potensi gangguan keamanan. Patroli bukan hanya untuk merespons kejadian, tetapi juga sebagai langkah pencegahan,” ujar Reynold.

Dia menekankan pentingnya pendekatan persuasif dalam menjaga keamanan, khususnya terhadap remaja yang masih berkumpul hingga dini hari.

“Anak-anak muda harus kita lindungi agar tidak menjadi korban maupun pelaku gangguan kamtibmas. Karena itu, edukasi dan imbauan menjadi bagian penting dalam setiap kegiatan patroli,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Kemayoran Kompol Bambang Santoso, S.H., M.H., menegaskan patroli Tiga Pilar akan terus diperkuat, terutama pada jam-jam rawan.

“Kami tidak ingin memberikan ruang bagi pelaku kejahatan maupun kelompok yang berniat melakukan tawuran. Personel akan terus hadir dan bergerak menyusuri wilayah untuk memastikan situasi tetap aman,” ujar Bambang.

Menurutnya, keamanan lingkungan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Warga juga diminta segera menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

“Kami mengajak masyarakat, khususnya para orangtua dan tokoh masyarakat, untuk ikut mengawasi lingkungan. Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Patroli Tiga Pilar tersebut menjadi bentuk konsistensi Polsek Kemayoran dalam menjaga keamanan wilayah secara berkelanjutan. Saat sebagian warga beristirahat, personel tetap bergerak menyusuri jalan dan titik rawan untuk memastikan situasi tetap aman.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *