Jakarta Pusat – Saat sebagian besar warga terlelap, jajaran Polsek Kemayoran justru tetap berada di lapangan. Pengawasan diperkuat pada jam-jam rawan untuk memastikan situasi keamanan tetap terjaga dan mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.
Langkah preventif tersebut dilakukan melalui kegiatan Strong Point Polsek Kemayoran di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (30/8/2026) dini hari.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 02.10 WIB hingga selesai dengan melibatkan Aipda Supartono, Aipda Parhan Ritonga, dan Bripka Firly.
Personel melakukan pemantauan situasi sekaligus mengantisipasi berbagai potensi kejahatan jalanan dan gangguan kamtibmas. Fokus pengawasan diarahkan untuk mencegah pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta gangguan keamanan lainnya.
Strong Point dilakukan sebagai bentuk kehadiran polisi di tengah situasi malam yang relatif sepi. Keberadaan personel di lokasi diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah pelaku memanfaatkan kondisi tersebut untuk melakukan aksi kriminal.
Selama kegiatan berlangsung, personel terus memonitor situasi di sekitar Jalan Benyamin Sueb. Hasilnya, situasi terpantau aman dan kondusif serta tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., mengatakan kehadiran polisi pada jam-jam rawan merupakan bagian dari upaya pencegahan kejahatan.
“Polisi harus hadir ketika masyarakat membutuhkan rasa aman, termasuk saat sebagian besar warga sedang beristirahat. Kehadiran personel di lapangan merupakan langkah pencegahan agar potensi gangguan kamtibmas dapat ditekan sejak dini,” ujar Reynold.
Menurut Reynold, kegiatan patroli harus dilakukan secara konsisten dan tidak hanya menunggu terjadinya gangguan keamanan.
“Pencegahan harus dilakukan sebelum kejahatan terjadi. Kami tidak ingin memberikan ruang kepada pelaku untuk memanfaatkan situasi yang sepi,” katanya.
Sementara itu, Kapolsek Kemayoran Kompol Bambang Santoso, S.H., M.H., menegaskan Strong Point akan terus diperkuat sebagai bagian dari strategi preventif menjaga keamanan wilayah.
“Jangan sampai kondisi jalan yang sepi dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Personel kami hadir untuk melakukan pencegahan dan memastikan wilayah tetap aman serta kondusif,” ujar Bambang.
Ia menambahkan, patroli dan Strong Point akan dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menyasar titik-titik yang membutuhkan kehadiran polisi.
“Kami ingin masyarakat dapat beristirahat dengan tenang. Ketika warga terlelap, personel kami tetap berjaga memastikan keamanan wilayah,” katanya.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
