Tren Modest Fashion Makin Berkembang, Lima Brand Lokal Hadirkan Koleksi Terbaru di Muslim LifeFest 2026

Tangerang – Perkembangan industri modest fashion mendorong brand lokal untuk terus menghadirkan produk yang tidak hanya mengutamakan nilai kesopanan, tetapi juga desain, kenyamanan, kualitas, dan kebutuhan gaya hidup konsumen. Hal tersebut terlihat dalam The 6th Edition Muslim LifeFest 2026 yang menghadirkan berbagai pelaku industri modest fashion di ICE BSD City, Tangerang.

Dalam program launching produk, lima brand lokal, yakni Sagenza, KALAZA, Afework, Haynè, dan Fadkhera, memanfaatkan Muslim LifeFest sebagai momentum untuk memperkenalkan koleksi sekaligus memperkuat posisi mereka di tengah perkembangan pasar modest fashion.

Pasar modest fashion global sendiri terus menunjukkan pertumbuhan. Berdasarkan State of the Global Islamic Economy Report 2025/26, konsumsi modest fashion global mencapai sekitar US$347 miliar pada 2024 dan diproyeksikan meningkat menjadi US$444 miliar pada 2029. Indonesia juga tercatat memiliki ekosistem modest fashion yang kuat dan menjadi salah satu negara dengan perkembangan industri modest fashion yang menonjol.

Melihat peluang tersebut, setiap brand membawa strategi yang berbeda. Sagenza memperkenalkan lima koleksi abaya, yaitu Noura, Lulwa, Jawhara, Meera, dan Zaina. Sementara KALAZA melakukan debut di Muslim LifeFest dengan membawa koleksi Arabelle, Naisha, Fiora, Ameena, dan Safiya yang menggabungkan prinsip syar’i dengan desain modern dan timeless.

Di segmen busana pria, Afework memperkenalkan Qaseer Thobe yang dirancang dengan tampilan modern dan clean. Haynè turut memperkenalkan lini modest wear yang dikembangkan melalui riset material dan desain selama lebih dari enam bulan dengan penggunaan natural fabric.

Sementara itu, Fadkhera memanfaatkan Muslim LifeFest sebagai momentum rebranding Alzam Coolfeel Tech, sedangkan Muslimadani mempertahankan eksistensinya di pasar busana Muslim pria dengan karakter modern dan casual serta ciri khas bordir.

Direktur Utama PT LIMA Event Indonesia, Taufik Surya Hidayat, mengatakan pameran saat ini tidak lagi sekadar menjadi tempat transaksi antara brand dan konsumen. Menurutnya, pameran juga dapat menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk mendapatkan masukan dari pasar, memperluas jaringan, serta membuka peluang kerja sama bisnis.

“Pameran tidak lagi sekadar ruang transaksi. Kami membuka peluang business matching antarpelaku usaha, baik domestik maupun internasional. Ini menjadi nilai tambah bagi brand untuk memperluas jaringan dan menguji produk di pasar nyata,” ujar Taufik.

Kehadiran berbagai brand dengan strategi yang berbeda menunjukkan bahwa persaingan di industri modest fashion semakin berkembang. Brand baru dapat memanfaatkan pameran untuk memperkenalkan produknya, sementara brand yang sudah memiliki konsumen dapat menggunakannya untuk meluncurkan koleksi, melakukan rebranding, mempertahankan loyalitas, sekaligus memperluas jaringan bisnis.

The 6th Edition Muslim LifeFest 2026 berlangsung pada 28–30 Agustus 2026 di Hall 9 dan 10 ICE BSD City, Tangerang. Acara ini digelar bersamaan dengan Jakarta Halal Expo & Conference dan PULDAPII Muslim Edufest. Penyelenggara menargetkan sekitar 45.000 pengunjung selama tiga hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *