JAKARTA PUSAT — Polsek Senen, Polres Metro Jakarta Pusat, menggelar Operasi Cipta Kondisi (Ops Cipkon) melalui razia stasioner pada Kamis (20/8/2026) dini hari. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya mengantisipasi potensi kejahatan jalanan.
Kegiatan diawali dengan apel pada pukul 00.20 WIB dan melibatkan delapan personel gabungan, terdiri dari tujuh anggota Polsek Senen dan satu personel Lantas. Operasi dipimpin Padal/Senen 1.1, Aiptu Danang Eka Prasetya.
Dalam arahannya, petugas diminta mengedepankan pendekatan humanis dan tetap menjalankan pemeriksaan sesuai prosedur. Pemeriksaan kendaraan yang melintas difokuskan terhadap kendaraan atau pengendara yang dinilai mencurigakan, terutama yang diduga membawa barang terlarang seperti narkotika maupun senjata tajam.
“Ops Cipkon razia stasioner merupakan bentuk kehadiran polisi guna mengantisipasi kamtibmas, terutama kejahatan jalanan,” demikian arahan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Razia berlangsung di kawasan Jalan Stasiun Senen, Jakarta Pusat. Petugas juga mengantisipasi sejumlah potensi gangguan kamtibmas, mulai dari kepemilikan senjata tajam, narkoba, minuman keras ilegal, senjata api, aksi premanisme, geng motor, kejahatan jalanan atau 3C (curas, curat, dan curanmor), hingga balap liar.
Sebanyak dua kendaraan dinas roda empat dikerahkan dalam kegiatan tersebut, masing-masing kendaraan SPM Sabhara dan SPM Binmas.
Hasil pemeriksaan hingga kegiatan berakhir tidak menemukan adanya narkotika, obat-obatan terlarang, senjata api maupun senjata tajam. Tidak ditemukan pula pelanggaran terkait kendaraan dalam kegiatan razia tersebut.
Petugas juga diingatkan untuk mengutamakan keselamatan, baik bagi pengguna jalan maupun personel yang bertugas, serta memastikan seluruh kegiatan berlangsung sesuai prosedur.
Ops Cipkon Razia Stasioner tersebut berakhir pada pukul 01.30 WIB dan berjalan dengan aman serta kondusif.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
