_Sebanyak 31.634 tempat duduk KA Jarak Jauh ekonomi komersial terjual dengan diskon 17%, sementara tarif Rp8 dimanfaatkan 969.648 pelanggan Commuter Line dan 83.417 pelanggan LRT Jabodebek_
Semangat HUT ke-81 Republik Indonesia ikut melaju bersama perjalanan masyarakat menggunakan kereta api. Pada 17 Agustus 2026, sebanyak 1.084.699 masyarakat memanfaatkan program tarif spesial KAI Group pada layanan KA Jarak Jauh, Commuter Line, dan LRT Jabodebek.
Jumlah tersebut berasal dari 31.634 tempat duduk KA Jarak Jauh kelas ekonomi komersial yang terjual dengan diskon 17%, 969.648 pelanggan Commuter Line yang memanfaatkan tarif Rp8, serta 83.417 pelanggan LRT Jabodebek dengan tarif yang sama.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan momentum Kemerdekaan memperlihatkan dua karakter perjalanan yang berbeda. Mobilitas antarkota menguat seiring periode libur, sementara pada layanan perkotaan pola perjalanan cenderung lebih landai dibanding hari kerja. Di balik dinamika tersebut, semangat Insan KAI Group tetap sama dalam menjaga pelayanan kepada masyarakat.
“Momentum 17 Agustus punya ritme perjalanan yang khas. Ada masyarakat yang bepergian antarkota untuk berlibur dan bertemu keluarga, sementara mobilitas komuter menyesuaikan pola hari libur. Dalam kondisi apa pun, semangat Insan KAI Group tetap hidup untuk melayani,” ujar Bobby.
Pada layanan KA Jarak Jauh, diskon 17% diberikan untuk kelas ekonomi komersial dengan keberangkatan khusus 17 Agustus 2026. Sebanyak 31.634 tempat duduk terjual melalui program tersebut. Realisasi tertinggi berdasarkan wilayah keberangkatan tercatat di Daop 4 Semarang sebanyak 8.430 pelanggan, disusul Daop 1 Jakarta sebanyak 8.187 pelanggan.
Semarak Kemerdekaan juga hadir dalam perjalanan masyarakat di kawasan perkotaan. Tarif khusus Rp8 pada sebagian besar layanan Commuter Line dimanfaatkan 969.648 pelanggan, terdiri dari 777.051 pelanggan Commuter Line Jabodetabek, 29.645 pelanggan Commuter Line Wilayah VI Yogyakarta, 16.958 pelanggan Commuter Line Wilayah I Banten Merak Reguler, 92 pelanggan Kereta Petani dan Pedagang Wilayah I Banten, 83.180 pelanggan Commuter Line Wilayah II Bandung, 3.247 pelanggan Commuter Line Prameks Wilayah VI Yogyakarta, serta 59.475 pelanggan Commuter Line Wilayah VIII Surabaya.
Pada layanan LRT Jabodebek, tarif Rp8 dimanfaatkan 83.417 pelanggan. Secara keseluruhan, Commuter Line dan LRT Jabodebek melayani 1.053.065 pelanggan dengan tarif khusus pada momentum 17 Agustus.
Bobby mengatakan pola perjalanan pada hari libur merupakan bagian dari dinamika transportasi publik. Ketika aktivitas rutin perkantoran dan pendidikan berkurang, volume layanan perkotaan dapat menyesuaikan. Pada saat yang sama, perjalanan antarkota mendapat dorongan dari masyarakat yang menggunakan momentum libur untuk bepergian.
“Setiap angka mewakili perjalanan seseorang. Karena itu, perhatian kami tetap pada keselamatan, ketepatan layanan, kenyamanan, serta kesiapan petugas dari awal hingga pelanggan tiba di tujuan,” kata Bobby.
Semangat tersebut sejalan dengan tema HUT ke-81 Republik Indonesia, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” KAI memaknainya melalui peran transportasi publik yang terus menghubungkan masyarakat dengan keluarga, pekerjaan, kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga destinasi wisata di berbagai daerah.
Di tengah perayaan Kemerdekaan, ribuan Insan KAI Group tetap menjalankan tugas di stasiun, di atas rangkaian, pusat kendali perjalanan, sarana dan prasarana, hingga berbagai titik pelayanan. Di saat sebagian masyarakat menikmati hari libur, pelayanan kereta api terus berjalan untuk memastikan setiap perjalanan tetap terjaga.
“Kemerdekaan adalah energi untuk terus melaju bersama. Selama kereta api membawa masyarakat menuju tujuan mereka, Insan KAI Group akan terus menjaga perjalanan itu dengan disiplin, kepedulian, dan semangat melayani Indonesia,” tutup Bobby.
